Generasi Islami Menuju Sumedang Simpati

Elsya Tri Ahaddini

 - 

Friday, 04 December 2020 - 20:06 WIB

Generasi Islami Menuju Sumedang Simpati — 2 tahun yang lalu


Secara resmi, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar tingkat Kabupaten di Sumedang, dengan tema “Bertekad Membangun Generasi Islami, Mewujudkan Sumedang Simpati”, pada Rabu (2/12/2020). 

Pesertanya merupakan perwakilan dari 26 Kecamatan se-Kabupaten Sumedang. Lomba ini merupakan bagian dari implementasi  ekstrakurikuler pendidikan agama Islam di tingkat Sekolah Dasar. 

Generasi Islami memang harus dibentuk sedini mungkin. Ini merupakan tantangan dalam menumbuhkembangkan anak di era digital. 

Orang tua maupun pendidik, idealnya, memahami visi pendidikan, konsep, basis, hingga metode pembelajarannya. Kabar baiknya, itu semua sudah lengkap di dalam Islam. 

Metode pembelajaran Islami bisa diterapkan di era apapun. Baik era digital maupun konvensional. Demikian juga bagi generasi baby boomers, generasi milenial, maupun generasi alfa. 

Visi pendidikan Islam adalah membentuk anak dengan basis akidah Islam. Artinya setiap pembelajaran apapun, akan menguatkan keimanan kepada Allah. 

Sementara metode pembelajarannya adalah talaqiyyan fikriyyan. Metode ini menjadikan anak sebagai pemikir, dan bukan penghafal. Ia akan mengaitkan ayat dalam Al-Qur’an dengan perilakunya. 

Implementasi talaqiyyan fikriyyan bisa jadi bekal dalam membentuk generasi Islami menuju Sumedang Simpati. (*)

#Al-Qur'an #Islami #Simpati #konsep #pendidikan #sumedang #erksfm #news-erks