Eksistensi Gedung Geo Theater dalam Komunikasi Kultural

Elsya Tri Ahaddini

 - 

Friday, 11 December 2020 - 09:54 WIB

Eksistensi Gedung Geo Theater dalam Komunikasi Kultural — 2 tahun yang lalu


Angin kencang menghantam atap bangunan Geo Theater di Desa Sukamaju, Kecamatan Rancakalong, Sumedang, pada 8 Desember lalu.  Bangunan yang merupakan sentra seni dan budaya sunda ini mengalami kerusakan berat di bagian atas.

Karena bagian atap ambruk dengan kerusakan mencapai 80 persen, bangunan yang menelan anggaran hingga 3,9 miliar ini tak bisa berfungsi untuk sementara waktu.

Runtuhnya atap bangunan ini memang mengejutkan, karena Geo Theater -- yang merupakan bangunan kebanggan warga Sumedang -- ini baru berdiri 1 tahun.

Dilihat dari fungsinya, Geo Theater merupakan ruang bagi proses kreatif seniman sekaligus sarana apresiasi seni bagi masyarakat luas. Gedung GeoTheater ini juga berperan sebagai jembatan agar tercipta interaksi sosial-budaya antarwarga Sumedang. 

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir ambil langkah cepat dengan memanggil dinas-dinas terkait. Kerusakan pun langsung diperiksa, serta dilakukan beberapa pengamanan, sekaligus rencana perbaikan.

Semua berharap gedung ini bisa diperbaiki secepatnya. Gedung Geo Theater, disamping memiliki fungsi sosial-budaya, juga mengandung makna simbolik yang menggambarkan adanya sikap hormat terhadap kebudayaan. 

Selebihnya, eksistensi gedung Geo Theater tergolong krusial, karena merupakan bagian dari terciptanya komunikasi kultural di Kabupaten Sumedang. (*)

#seni #budaya #bangunan #gedung #kultural #kreatif #sumedang #erksfm #news-erks