Usai Harga BBM Naik, Masyarakat Pindah dari Pertamax ke Pertalite

Ajat Sudrajat

 - 

Thursday, 15 September 2022 - 15:36 WIB

Usai Harga BBM Naik, Masyarakat Pindah dari Pertamax ke Pertalite

Usai Harga BBM Naik, Masyarakat Pindah dari Pertamax ke Pertalite — 1 bulan yang lalu


Beberapa konsumen mulai berpindah dari pertamax ke pertalite sejak Presiden Jokowi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Sabtu (3/9) lalu.

Salah satunya adalah Marsel (25), seorang konsumen yang sedang mengisi pertalite di SPBU di kawasan Pamulang mengatakan beralih karena tak sanggup harus menaikkan budget untuk BBM.

Ia bercerita selama ini menggunakan pertamax seharga Rp12.500 per liter (harga lama) pun sebenarnya sudah terasa berat dengan penghasilannya yang tak seberapa. Namun, ia tetap memakai pertamax karena merasa lebih bagus untuk mesin motornya.

Tapi, pikirannya berubah sejak Jokowi menaikkan harga pertamax jadi Rp14.500 per liter. Ia merasa tak bisa lagi bertahan memakai pertamax.

Akhirnya, beralih ke pertalite, meski naik harganya dinaikkan Jokowi menjadi Rp10 ribu per liter.

"Saya sebelumnya pertamax pakainya. Seminggu pas naik masih pakai pertamax, tapi setelah itu dihitung-hitung kok biaya buat bensin tambah besar. Ya sudah saya pindah deh. Ya kira-kira sudah lima hari pindah isi pertalite," curhat Marsel kepada media dikutip, Kamis (15/9).

Kata pergeseran itu ia lakukan karena kenaikan harga BBM yang tak dibarengi dengan penambahan gaji.

"Gaji nggak naik-naik, kebutuhan naik. Ya pindah aja deh," tuturnya.

Begitu juga dengan Maman (33) yang sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online. Ia memilih untuk beralih ke pertalite.

Ia mengakui ada kenaikan tarif ojol yang diberlakukan Kemenhub usai Jokowi menaikkan harga BBM. Tapi katanya, kenaikan itu tak bisa menutupi besaran beban yang ditimbulkan oleh lonjakan harga BBM.

"Mana cukup. Naik tarif juga sama saja. Driver cuma sedikit naiknya. Yang besar kan ke operator. Jadi nggak ngaruh. Dari pada amsyong kan, saya pilih pertalite saja lah," ujarnya sembari mengisi BBM pertalite.

Sementara, Yohana (28) memutuskan untuk tetap menggunakan pertamax.

Lantaran, ia sudah merasakan menggunakan pertamax lebih hemat dan berdampak lebih baik untuk mesin motor.

"Pakai pertamax enak soalnya. Lebih hemat juga. Tarikan mesin lebih enteng. Enak aja ngerasanya karena kan kualitasnya juga lebih baik dari pertalite. Jadi ya harga naik sedikit saya nggak masalah," jelasnya. 

#BBM #Pertalite #Pertamax #KenaikanHargaBBM #sumedang #erksfm #news-erks