Titus Diah Geram Ganti Rugi Lahan Tol Gak Beres-beres

Redaksi eRKS FM

 - 

Monday, 31 May 2021 - 20:55 WIB

Titus Diah Geram Ganti Rugi Lahan Tol Gak Beres-beres

Titus Diah Geram Ganti Rugi Lahan Tol Gak Beres-beres — 1 tahun yang lalu


DPRD Kabupaten Sumedang Komisi IV Titus Diah geram lantaran masalah yang timbul dari pembangunan Jalan Tol terus bermunculan. Salah satunya ganti rugi lahan yang belum terbayarkan karena belum ada kata sepakat, atau penggarapan lahan yang masih dalam status sengketa.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang Titus Diah mengatakan, seperti yang terjadi di desa Margaluyu, ada beberapa warga yang keberatan dengan harga yang sudah ditetapkan.

“Seharusnya pihak Tol Jangan dulu menetapkan harga yang belum disepakati warga, oleh karena itu kami DPRD Kabupaten Sumedang Komisi IV menyampaikan bahwa KKPJ harus berpihak kepada masyarakat hari ini,” ujarnya, Senin (31/5).

Dikatakan Titus Diah, bahkan ada warga di sejumlah desa di beberapa kecamatan yang masih komplain dengan pembayaran pembebasan jalan tol.

“Yang paling menyesakan adalah adanya informasi dari sejumlah desa, yang membuat tim mengatasnamakan warga, padahal warga tidak mengetahuinya,” paparnya.

“Di situ ada temuan, yakni harga yang diajukan tim tersebut tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki masyarakat,” katanya.

Di Kecamatan Sumedang Selatan, sambung Titus, ada sekitar 5 desa yang warganya masih komplain. Sudah berproses, tapi belum jelas, sehingga ada ratusan KK yang belum mendapatkan pembayaran.

“Komplain warga belum ada yang didengar oleh Pihak CKJT, kami berharap CKJT dapat mempertimbangkan serta KPPJ juga seharusnya berpihak pada masyarakat,” katanya.

Selain itu, sambung Diah, ada beberapa titik yang tanahnya belum dibayar, tapi lahannya sudah digarap.

“Kami banyak temuan, semenjak pembebasan tahun 2010, 2013 serta 2017. Warga juga banyak yang komplain, bahkan sampai sekarang tidak kunjung selesai,” katanya.

“Mulai dari komplain harga yang tidak sesuai ukuran tanah, walaupun sudah mengajukan keberatan kepada P2T dan tim 7 tetapi tidak dipedulikan, bahkan setelah P2T dialihkan ke BPN masih saja tetap tidak ditindaklanjuti,” jelasnya.

Titus menambahkan, bahkan ada lahan yang masih sengketa, tetapi tetap dipaksakan untuk tempat disposal.

“Jalan kabupaten pun ada yang digarap, padahal lahannya tidak dihibahkan,” katanya. 

#gantitugi #lahan #tol #sumedang #erksfm #news-erks