Soal Pasal Perzinaan, Begini Penjelasan Tim Perumus KUHP

Ajat Sudrajat

 - 

Sunday, 11 December 2022 - 08:00 WIB

Soal Pasal Perzinaan, Begini Penjelasan Tim Perumus KUHP

Soal Pasal Perzinaan, Begini Penjelasan Tim Perumus KUHP — 2 bulan yang lalu


Pihak asing ikut menyoroti pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru. Diantaranya soal butir yang tertuang pasal perzinaan.

Tim perumus Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Chairul Huda menjelaskan terkait butir yang tertuang soal pasal perzinahan.

Hal itu menanggapi adanya pihak asing yang ikut menyoroti pengesahan KUHP baru tersebut.

Chairul mengungkapkan, dalam produk hukum terbaru itu justru sebenarnya mengembalikan makna sesungguhnya dari pengertian zina itu sendiri.

"Justru kita sedang mengembalikan makna zina itu menurut kesadaran hukum masyarakat yang ada di dalam kamus itu," kata Chairul, Sabtu (10/12/2022).

Chairul menjelaskan, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), zina memiliki pengertian hubungan seksual di luar ikatan pernikahan.

"Kalau ada orang di luar nikah seks namanya zina. Dulu KUHL peninggalan Belanda yang berzina hanya mereka yang terikat perkawinan," ujar Chairul.

Namun, kata Chairul, pasal perzinaan menjadi ramai dan sorotan lantaran mereka menggunakan dalil hukum memasuki ruang pribadi.

"Iya satu sisi kalau hukum hanya mengekor masyarakat. Tapi hukum disini berdiri di depan, mengarahkan masyarakat bahwa nikah satu-satunya cara melegalkan hubungan seksual. Ini soal perspektif saja," tutup Chairul.

#KUHP #Pasal #Perzinahan #KUHL #sumedang #erksfm #news-erks