Sekitar Irigasi Kelenteng Paling Rawan Longsor di Tanjungkerta

Iwan Ingkig

 - 

Thursday, 11 February 2021 - 06:14 WIB

Sekitar Irigasi Kelenteng Paling Rawan Longsor di Tanjungkerta — 2 tahun yang lalu


Salah satu lokasi longsor di wilayah Desa Cipanas Kecamatan Tanjungkerta Kabupaten Sumedang yang terjadi pada minggu lalu adalah area  irigasi Kelenteng dan akses Sudimampir BBC.

Saluran irigasi kelenteng berlokasi di atas permukiman rumah. Sedangkan jalan akses Sudimampir merupakan jalan utama penyangga ke pusat perkotaan.

“Ini membutuhkan perhatian serius dan harus segera ditangani. Bahkan kemarin, terjadi 7 titik lokasi longsor di desa ini, sedangkan yang paling besar itu di lokasi Kelenteng,” kata Kepala Desa Cipanas Mohamad Asep Lantipan, Rabu (11/2).

Longsoran di dekat irigasi Klenteng itu mengairi 12 hektar sawah sedangkan jalannya merupakan jalur penghubung ke wilayah perkotaan Sumedang.

“Tak semua peristiwa longsor bisa diatasi pihak desa, dan saya sudah mengajukan permohonan pada dinas terkait dan Bupati Sumedang,” katanya.

Sedangkan jalan penghubung tersebut sangat vital, demikian juga saluran irigasinya.

“Jika tidak bisa mengairi sawah, maka dipastikan para petani akan gagal panen, dan jika tidak segera diperbaiki akan memutus jalur menuju kota Sumedang,” tuturnya lagi.

Perbaikan itu diperkirakan akan memakan anggaran cukup besar, hampir Rp600 jutaan.

“Diharapkan, dinas terkait secepatnya memperbaikinya,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala UPTD PUPR Wilayah Kecamatan Tanjungkerta Deni Firmansyah mengatakan, yang bisa dibantu dari pihak UPTD ketika terjadi bencana hanya semampunya, yakni bergotong royong dengan warga.

“Longsor yang terjadi di ruas jalan Sindang Taman dan Sukamantri sudah langsung kami laporkan pada Dinas. Kami hanya bisa menangulangi secara sederhana, dan sudah kami laporkan ke Bagian SDA,” pungkasnya. [*]

#longsor #irigasi #tanjungkerta #sumedang #erksfm #news-erks