Sanksi Pelanggaran Prokes Diperberat

Redaksi eRKS FM

 - 

Friday, 18 December 2020 - 10:54 WIB

Sanksi Pelanggaran Prokes Diperberat

Sanksi Pelanggaran Prokes Diperberat — 2 tahun yang lalu


Tim gabungan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumedang terdiri dari Satpol PP, TNI/ polri kembali melaksanakan kegiatan sesuai Peraturan Bupati Nomor 128 tahun 2020 mengenai ketentuan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes), sebagai pengganti dari Peraturan Bupati nomor 74 Tahun 2020.

Menurut Kabid Penegakan Peraturan Perundangan-undangan Daerah pada Satpol PP Kabupaten Sumedang, Yan Mahal Rizzal pada Kamis kemarin, (17/12/2020) telah dilakukan operasi gabungan antara TNI Polri Satpol PP Kabupaten Sumedang dan unsur Forkopincam Kecamatan Pamulihan.

Sanksi administrasi dalam Perbup itu berupa denda, dengan besaran variatif antara Rp100.000 sampai dengan Rp500.000.

“Itu berlaku bagi perorangan, pengusaha, ASN, badan usaha, termasuk kegiatan-kegiatan yang menyangkut penanggung jawab kegiatan,” katanya.

Selain denda, sambungnya, ada juga penghentian sementara kegiatan, penghentian tetap kegiatan, pembekuan izin usaha, pencabutan sementara izin usaha dan rekomendasi pencabutan sementara izin usaha.

“Mudah-mudahan masyarakat semakin menyadari dan patuh terhadap prokes kesehatan dalam rangka pencegahan virus covid-19,” harapnya.

Penerapan semua sanksi itu diberlakukan sejak tanggal 8 Desember 2020.

“Di hari pertama, yakni di wilayah hukum Pamulihan, terjaring 28 pelanggar. Mereka dikenai sanksi denda dengan pembayaran melalu rekening kas daerah Sumedang. Saat itu terkumpul 650 ribu rupiah,” ungkapnya. (*)

#Pamulihan #Prokes #Pelanggar #Sanksi #sumedang #erksfm #news-erks