Ridwan Kamil: E-Government Sumedang Alami Lompatan Luar Biasa

Redaksi eRKS FM

 - 

Sunday, 23 May 2021 - 19:24 WIB

Ridwan Kamil: E-Government Sumedang Alami Lompatan Luar Biasa

Ridwan Kamil: E-Government Sumedang Alami Lompatan Luar Biasa — 2 tahun yang lalu


Penerapan dan pengembangan e-Government yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang diapresiasi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di sela kunjungannya ke Command Center di Gedung Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang, Minggu (23/5).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, selama dua tahun terakhir, e-Government di Kabupaten Sumedang mengalami lompatan yang sangat signifikan. Menurutnya, hal ini yang menjadikan Sumedang menempati urutan pertama di Kabupaten/kota seluruh Indonesia untuk nilai indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). 

“Inilah wajah terbaik dari fisik digital West Java yang kami dicanangkan, dimana contohnya inovasi-inovasi e-Government Sumedang ini juara satu se-Indonesia. Ukurannya SPBE. Jadi kalau ngomongin e-Government, Sumedang inovasinya melompat selama dua tahun terakhir,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Command Center Sumedang pun menuai pujian dari Kang Emil, karena beberapa target pembangunan, mulai dari pusat, provinsi dan daerah -- salah satunya data stunting –, dapat ditampilkan secara digital sehingga bisa meminimalkan kekeliruan.

“Makanya saat pengelolaan bansos pun Sumedang di apresiasi KPK, karena satu-satunya daerah yang bisa menyelesaikan streaming pendataan dengan akurat, sehingga tidak bertele-tele dan tepat sasaran,” kata Kang Emil.

Di akhir masa jabatannya, Kang Emil berharap semua kabupaten/kota di Jawa Barat sudah memiliki command center seperti di Sumedang. Sehingga tidak ada keputusan yang mubazir  karena salah data ataupun tidak akurat, dan semuanya tepat sasaran.

“Tidak ada keputusan yang mubazir karena salah data. Keputusan bisa mahal karena datanya tidak akurat. Kini semua tepat sasaran, karena good data akan melahirkan good decision, dan bad data jadi bad decision,” sebutnya.

Lebih lanjut, Kang Emil menyebutkan akan mengkaji semua pencapaian di Sumedang, untuk dijadikan standarisasi bagi kabupaten kota lainnya di Jawa Barat. 

Namun, kata Kang Emil, yang paling penting bukan masalah interior, tapi keputusan bupati harus berkualitas sejak adanya command center.

“Istilahnya, ada  decicion making support. Decicion making support ini sangat memadai dan yang saya senang, kebanyakan smart city adalah kota, sedangkan ini kabupaten, jadi ini lompatan yang luar biasa” pungkasnya.

#commandcenter #smartcity #kangemil #sumedang #erksfm #news-erks