Pernah Disambangi 4 Kampus, Begini Geliat Kerajinan Bambu Tanjungkerta

Redaksi eRKS FM

 - 

Monday, 21 December 2020 - 15:38 WIB

Pernah Disambangi 4 Kampus, Begini Geliat Kerajinan Bambu Tanjungkerta — 2 tahun yang lalu


Kerajinan bambu dikenal sebagai salah satu produk unggulan asal Desa Cipanas, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang.

Adalah Mamah Enas, pengrajin bambu yang sudah berkarya menekuni kiprah ‘perbambuan’ sejak tahun 1994 silam.

Warga Dusun Pangaroan RT 03 RW 05 Desa Cipanas, Kecamatan Tanjungkerta ini memproduksi tampah, kipas atau hihid, juga kukusan yang terbuat dari anyaman bambu.

Didampingi Ketua Gempita Kecamatan Tanjungkerta, Enas mengungkapkan ingin mengembangkan karyanya secara lebih kreatif lagi.

“Ingin ada perbedaan dibanding dulu, dan ingin berinovasi,” katanya, Senin (21/12).

Untuk pemasarannya saat ini, menurutnya, bisa melalui ponsel, atau datang langsung ke lokasi.

“Paling jauh, ya pembeli dari Bandung,” katanya.

Ada beberapa kampus yang pernah datang ke lokasi produksinya, baik untuk keperluan penelitian maupun melakukan pembinaan. Di antaranya adalah UNPAD, ITB, UPI dan Unwim.

Mamah Enas juga pernah mendapatkan penghargaan dari Bupati Sumedang.

“Awalnya, saat itu mengikuti pameran pembangunan di Kabupaten Sumedang. Lama-lama, makin banyak orang yang tahu produk anyaman ini, hingga akhirnya mendapatkan penghargaan dari Pemkab Sumedang, sebagai salah satu produk unggulan,” tuturnya,

Penghasilan saat ini, katanya lagi,  sangat variatif. 

“Kadang dapat sejuta dalam sebulan, tapi bisa juga cuma dapat 200-an sebulan,” katanya. 

Enas sempat berpesan agar Pemkab terus memperhatikan para pelaku UMKM muda, agar semakin maju. Enas juga berterimakasih atas bantuan bagi pelaku UMKM yang telah disalurkan pihak Pemkan Sumedang. (*)

#UMKM #bambu #anyaman #tanjungkerta #sumedang #erksfm #news-erks