Pemerintah Pusat Siap Bantu Korban Longsor Cimanggung

Iwan Ingkig

 - 

Sunday, 10 January 2021 - 21:33 WIB

Pemerintah Pusat Siap Bantu Korban Longsor Cimanggung — 2 tahun yang lalu


Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Munardo mengucapkan rasa duka cita mendalam atas terjadinya musibah longsor di Sumedang di Desa Cihanjuang, Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (9/1/2021).

“Bencana longsor ini menimbulkan kerugian harta benda bagi yang terdampak juga personil yang meninggal Dunia,” ujar Bupati Sumedang, Doni Ahmad Munir, seusai meninjau lokasi longsor di Posko Bencana SMAN 1 Cimanggung, Minggu 10 Januari 2021.

Dikatakan Doni, selain warga setempat terdapat beberapa para pejabat di daerah yang bertugas saat itu, di antaranya adalah Danramil 1014 Cimanggung, Kasi Trantib, dan Kasi Kedaruratan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, menjadi korban tertimbun longsor.

Atas kejadian ini Pemerintah Pusat akan memberikan bantuan dan dukungan bersama Pemerintah Provinsi bagi korban maupun warga terdampak. Sehingga dapat meringankan beban masyarakat atau yang terkena dampak longsor.

Selanjutnya, kata Doni, langkah pertama yang sudah dilakukan oleh Pemprov dan juga Kabupaten Sumedang adalah melakukan evakuasi terhadap warga yang berada di kawasan.

Sebagian warga, sekitar 150 orang, telah diungsikan ke tempat aman.

“Begitupun korban meninggal dunia telah diurus dengan baik, kita doakan semoga mendapatkan tempat yang terbaik dan diampuni segala dosanya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkapnya.

Lalu terang Doni, dalam jangka pendek, dirinya berharap ada kesadaran masyarakat yang berada di lokasi bencana untuk bersedia direlokasi.

Jangan dulu menempati kawasan ini sampai nanti akhirnya Pemerintah Pusat dan Pemprov mengeluarkan hasil kajian maupun pendataan terhadap rumah-rumah yang boleh ditempati.

Sehingga, sambung Doni, Bagi sebagian titik di area longsoran yang sudah diputuskan bahwa kawasan itu zona merah atau rawan bencana longsor, masyarakat harus ikhlas melepaskan rumah dan tanah untuk direlokasi di tempat yang baru.

Tadi pagi Bapak Bupati Sumedang telah menyiapkan lahan desa untuk relokasi untuk masyarakat yang rumahnya tidak boleh ditempati.

Terlebih, adanya ketentuan Bapak Presiden Joko Widodo yang telah memberikan dana stimulans bagi masyarakat yang terdampak bencana.

“Untuk rumah rusak berat senilai Rp 50 juta, rumah rusak sedang senilai Rp25 juta, dan yang rusak ringan senilai Rp 10 juta,” sebutnya lagi.

Pihaknya berharap, bagi yang rumahnya rusak berat bisa sesegera mungkin dibangun bersama dengan Pemprov didukung oleh TNI dan Polri.

Kalau usulan ini sudah bisa diselesaikan, maka kami dari Pemerintah Pusat melalui BNPB tentunya juga didukung Kementerian PUPR maupun Kementerian Sosial dan Kementerian lainnya akan segera melakukan langkah-langkah untuk meringankan beban masyarakat.

Sementara di lokasi yang sama, menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan, pihaknya hari ini meninjau lokasi bencana yang memakan banyak korban.

“Ternyata lokasinya ini sangat rawan sekali, dengan tebing yang curam,” sebutnya.

Dikatakannya, lokasi ini tidak layak huni, karena tidak semua lahan layak huni sehingga hal ini terjadi dan korban yang meninggal baru diketemukan 11 Orang. (*)

#longsor #Cimanggung #pemprov #sumedang #erksfm #news-erks