Kube: Solusi Warga Cipacing Hadapi Dampak Pandemi

Iwan Ingkig

 - 

Tuesday, 09 February 2021 - 04:04 WIB

Kube: Solusi Warga Cipacing Hadapi Dampak Pandemi — 2 tahun yang lalu


Pandemi COVID-19 berdampak cukup besar tidak hanya pada sektor kesehatan, namun juga sektor ekonomi. Hal itu pula yang dirasakan masyarakat Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. 

Imbasnya, banyak karyawan yang dirumahkan dan kena PHK, sehingga terjadi peningkatan angka kemiskinan baru.

Ketua Kelompok Usaha Bersama (Kube) Yayat Wahdiyat mengatakan, berangkat dari rasa prihatin akibat pandemi Covid-19, maka pihaknya bersama warga lainnya berinisiatif membuat kelompok guna mewadahi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di desa Cipacing, yang didukung Tiga Pilar Desa Cipacing.

“Kami berinovasi di beberapa bidang, yakni memproses sekam untuk media tanam hidroponik, yang juga bisa untuk pertanian, pembuatan pupuk kompos, pengrajin sandal, juga ternak domba,” katanya.

Untuk pakan ternak, kelompok ini membuat pakannya dengan sistem silase, yakni membuat pakan dengan barang yang sudah tidak bermanfaat, sehingga ketika musim kemarau, tidak kebingungan karena tak ada rumput.

“Untuk silase sudah ada bantuan dari pemerintah kabupaten Sumedang, yakni mesin penghancur Sampah. Dalam 3 tiga bulan ini, kami sudah mendapatkan banyak pesanan dan kerjasam dibidang kompos dan silase,” ungkapnya.

Salah satu unit usaha produksi sandal yang tergabung dalam Kube Medal Harapan Jaya, Yana Firmansyah, mengatakan semenjak bergabung dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Medal Harapan Jaya, produksinya kami Meningkat Tajam. 

“Kami dibantu pemasarannya oleh Kube, ke sejumlah apartemen dan ke Disparbudpora Kabupaten Sumedang. Berkat kerjasama ini, kesulitan kami cukup teratasi,” katanya.

Sementara di tempat yang sama, menurut Bhabinkamtibmas Bripka Asep Nandang didampingi Babinsa Serda Deni Mulyani, sejak muncul pandemi Covid-19, banyak warga di-PHK .

“Kreativitas warga Cipacing memang sudah tidak diragukan lagi, kini Kube berdiri dengan membentuk unit usaha di beberapa wilayah. Dalam tiga bulan lebih, dapat berjalan dengan baik dan mendapatkan omzet yang lumayan di tiap unitnya. Mulai dari beternak domba, membuat sekam bakar, sandal jepit, dan pembuatan silase jenis pakan ternak, hingga bisa mengurangi pengangguran dan angka kemiskinan di Desa Cipacing,” katanya. (*)

#Cipacing #pandemi #KUBE #sumedang #erksfm #news-erks