Kades Perlu Kerja Ekstra Atur Anggaran

Iwan Ingkig

 - 

Wednesday, 20 January 2021 - 19:25 WIB

Kades Perlu Kerja Ekstra Atur Anggaran

Kades Perlu Kerja Ekstra Atur Anggaran — 2 tahun yang lalu


APDESI Kabupaten Sumedang menggelar Acara Ngopi Bareng Ala APDESI sambil diskusi Perbup No. 133/ 2020, di Ruang Rapat Minggon Desa Mandalaherang, Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang, Rabu (20/1).

Kegiatan ini pula oleh Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Sumedang, Bagian Hukum Setda Kabupaten Sumedang, Kabid Pemdes Dinas PMD Kabupaten serta para Ketua DPK APDESI Kecamatan se-Kabupaten Sumedang.

Dewan Pertimbangan Organisasi DPC APDESI Kabupaten Sumedang Sumpena mengatakan diskusi ini untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman soal Perbup 133. Selain itu, juga bertujuan agar tetap terjalin hubungan harmonis antara kepala desa dengan BPD.

“Di antaranya adalah mengenai kenaikan tunjangan BPD. Seperti yang disampaikan oleh Kabid Pemdes, jika diupayakan sebenarnya bisa saja, namun dalam hal ini mengingat kemarin ada pengurangan anggaran ADD dan DBH, mungkin untuk 2021 ini masih berpatokan pada anggaran 2020,” sebutnya.

Tahun kemarin, sambung Sumpena, terjadi pengurangan dari ADD dan DBH sebesar hampir 60 juta. Seandainya pemerintah daerah bisa mengembalikan kembali ke anggaran semula, maka sebenarnya kenaikan tunjangan BPD itu bukan persoalan.

“Saat ini kepala desa harus bekerja ekstra dalam mengatur anggaran, sehingga untuk tunjangan BPD, program-program pemerintah desa bisa berjalan dengan baik. Pada dasarnya semuanya dapat dimengerti dan saling memahami,” ungkapnya.

Sumpena menjelaskan, seluruh DPK perlu dihadirkan untuk berbicara dengan Ketua Komisi, Kabid PMD, bagian hukum, beserta para ketua DPK dan ketua DPC untuk menyamakan persepsi pelaksanaan Perbup No. 133.

“Tidak ada persoalan yang tidak selesai. Tergantung bagaimana kita menyelesaikan, kita bahas secara bersama-sama supaya tidak ada permasalahan yang muncul dikemudian hari,” tandasnya. (*)

#kades #BPD #tunjangan #sumedang #erksfm #news-erks