Beredar Isu Air Minum Kemasan Picu Kanker, Begini Tanggapan Pakar Kesehatan

Ajat Sudrajat

 - 

Sunday, 07 May 2023 - 16:43 WIB

Beredar Isu Air Minum Kemasan Picu Kanker, Begini Tanggapan Pakar Kesehatan

Beredar Isu Air Minum Kemasan Picu Kanker, Begini Tanggapan Pakar Kesehatan — 1 tahun yang lalu


Beredar isu air minum dalam kemasan atau air galon menjadi salah satu pemicu kanker, khususnya kanker payudara. 

Menurut Pakar Kesehatan bidang Onkologi Bajuadji, tak ada indikasi terkait yang mengarah ke isu tersebut.
 
“Saya tidak pernah menemukan ada dari pasien-pasien yang mengalami kanker payudara karena telah mengkonsumsi air galon," ujar Bajuadji dalam keterangan yang dikutip Sabtu (06/05/2023).
 
Dia melihat penyebab 85 persen penyebab kanker payudara karena faktor keturunan atau genetik. 

Sementara itu, 15 persen sisanya karena faktor lingkungan seperti paparan zat kimia berupa pengawet makanan.

Selain itu, kanker payudara juga disebabkan ketidakseimbangan pada tubuh. 

Misalnya, pemakaian obat hormon pada tubuh, yang menimbulkan reaksi dan memicu adanya kanker payudara.

“Dengan memakai obat hormon itu, tubuh seseorang bisa mengalami ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh yang memicu terjadinya suatu keganasan,” ungkapnya.
 
Menurut dia, 80 persen gejala kanker payudara ini ditandai dengan timbul benjolan di payudara atau ketiak yang bisa disertai nyeri ataupun tidak. 

Bajuadji menganjurkan pemeriksaan lebih lanjut untuk menganalisis hal itu.
 
Isu paparan air galon sebagai salah satu pemicu kanker payudara juga dibantah Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia Aru Wisaksono Sudoyo. Dia menyatakan hal tersebut tak valid.
 
“Belum ada buktinya sama sekali hingga saat ini,” ungkapnya. 
 
Menurutnya, kebanyakan kanker itu disebabkan paparan-paparan gaya hidup seperti kurang olahraga dan makan makanan yang salah, merokok, dan lain sebagainya. 

“Jadi belum ada penelitian air galon itu menyebabkan kanker,” ujarnya. 
 
Wacana terkait hal ini diendus pertama kali oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). 

Komisioner KPPU, Chandra Setiawan, melihat penyudutan terhadap produk tertentu terkait isu tersebut.

#Isu #Kanker #airminumdalamkemasan #KPPU #sumedang #erksfm #news-erks