Angka Kemiskinan di Sumedang Naik

Redaksi eRKS FM

 - 

Monday, 28 December 2020 - 21:36 WIB

Angka Kemiskinan di Sumedang Naik

Angka Kemiskinan di Sumedang Naik — 2 tahun yang lalu


Bappppeda Kabupaten Sumedang menggelar Rapat Evaluasi Penanggulangan Kemiskinan, bertempat di Hotel Hanjuang Hegar Cimalaka, Senin (28/12).

Kepala Bapppeda Kabupaten Sumedang Hj. Tuti Ruswati mengatakan, angka kemiskinan hasil rilis BPS, Kabupaten Sumedang naik 1,21, jadi 10,26 dari 9,05.

“Namun, itu bisa dilihat dari banyak faktor, karena ada metodologi yang berbeda antara BPS dengan kita. Jadi, ada istilah kemiskinan makro dan mikro,” sebutnya.

Ia menuturkan, BPS menggunakan metodologi makro berdasarkan SUSENAS, dengan pola hitung atau makanan dan nonmakanan terhadap pengeluaran rumah tangga. Kendati demikian, pola hitung yang dilakukan dengan SAKIP sudah melalui validasi data DTKS dengan pola kemiskinan mikro.

“Kami menggunakan data by name by addres. Targetnya, setiap desa turun 8 persen dari jumlah DTKS,” ungkapnya.

Disebutkan Tuti, itu semua sudah berjalan, tinggal mengecek sejauh mana penanganan kemiskinan, stunting dan peningkatan pelayanan publik. Intinya, sebanyak 270 desa di Kabupaten Sumedang bisa dilihat dalam aplikasi, namun sekarang masih dalam proses Input.

“Ada proses yang berbeda dalam penghitungan turun naiknya data angka kemiskinan, yakni hilangnya angka pencaharian dan pengangguran. Ini harus didiskusikan kembali,” tandasnya. (*)

#angka #kemiskinan #desa #dtks #sumedang #erksfm #news-erks