7000 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Sumedang

Iwan Ingkig

 - 

Wednesday, 27 January 2021 - 22:32 WIB

7000 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Sumedang

7000 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Sumedang — 2 tahun yang lalu


Vaksin Covid-19 sinovac tiba di Sumedang sebanyak 7000 dosis dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman mengatakan, sebanyak 7000 dosis vaksin untuk tahap pertama diperuntukkan bagi 3500 tenaga kesehatan (nakes).

“Hari ini vaksin sudah tiba, dan langsung disimpan di tempat penyimpanan khusus di Gudang Farmasi. Pendistribusian akan dilaksanakan ke 38 lokasi Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang terdiri dari 35 Puskesmas se-Kabupaten Sumedang, RSUD, 1 Klinik URKES Polres dan 1 klinik di Satbrimob,” papar Dadang, Rabu (27/1).

Selanjutnya kata Dadang, untuk vaksinasi akan dilakukan pada Jumat 29 Januari di Puskesmas Situ. 

“Pihak yang akan divaksin pertama kali adalah 10 Tokoh beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumedang,” ucapnya.

Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda akan menjalani vaksinasi pertama. 

“Sedangkan untuk nakes, rencananya diawali oleh saya sendiri sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Sumedang,” ujarnya.

Untuk persiapan vaksinasi, kata Dadang, sudah disiapkan vaksinator (petugas vaksinasi), termasuk sarana dan prasarananya yaitu, cold chain (lemari es atau freezer untuk menyimpan vaksin), vaksin carier (termos untuk membawa vaksin), cool pack, dan refrigerator.

Tujuan utama vaksinasi Covid-19, menurut Dadang, untuk mengurangi transmisi atau penularan, serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19. Kemudian, nantinya akan tercapai kekebalan kelompok masyarakat (herd imunity) dan melindungi masyarakat dari Covid-19, agar tetap produktif secara sosial maupun ekonomi.

“Masyarakat agar siap divaksinasi, karena sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya.

Dadang juga mengimbau, jika mencari informasi soal vaksin, sebaiknya masyarakat menggali sumber yang kredibel, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan mempercayai informasi yang tidak jelas. Karena hoaks menjadi ancaman yang serius dalam penanganan Covid-19 ini,” tutupnya. (*)

#informasi #vaksin #kelompok #masyarakat #puskesmas #sumedang #erksfm #news-erks